Setiap
menjelang Natal, sebagian Muslim ada yang merasa dipojokkan tuduhan “tidak
toleran” jika tidak mengucapkan “Selamat Natal” kepada teman atau kenalan yang
beragama Kristen.
Ini adalah
rumor yang selalu berulang setiap tahun menjelang musim natalan. Banyak para
ulama yang mengharamkan untuk mengucapkan “selamat natal” kepada mereka yang
merayakan nya. Tapi tidak sedikit juga yang membenarkan hal itu, tentunya
dengan berbagai dalil & sunah yang mereka pahami.
Mungkin sebagian
besar dari anda berpendapat bahwa hal ini diharamkan. Atau mungkin juga ada
yang berpendapat tidak masalah mengucapkan natal kepada rekan,sahabat bahkan
mungkin saudara, selama kita hanya bermaksud untuk menjalin hubungan baik antar
sesama agama.
"Sepanjang umat Islam
meyakini Nabi Isa sebagai Nabiullah (Nabi
Allah), dalam hal muamalah, mengucapkan selamat Natal itu tidak apa-apa,"
Marsudi merujuk pada Alquran Surat Maryam ayat 30 yang berbunyi:
"Dia (Isa) berkata, "Sesungguhnya
aku hamba Allah, Dia memberiku Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang
Nabi."
Dalam ayat tersebut jelas
Nabi Isa adalah seorang Nabi utusan Allah SWT. Keyakinan inilah yang harus ada
dalam diri setiap Muslim. Marsudi mengatakan antaragama harus saling menghormati dan saling toleransi dalam hal muamalah (aturan Allah yang mengatur hubungan manusia dengan manusia lainnya dalam usahanya untuk memenuhi segala keperluan jasmaninya dengan cara yang paling baik).
Pembahasan seperti sudah pasti memancing banyak
pertanyaan terutama yang pengetahuan sejarah tentang kristus atau (umat islam)
menyebutnya Nabi Isa sangatlah minim, karena sesungguhnya kita pun sbg muslim
harus mengakui keberadaan Nabi Isa. Kita tidak bisa juga pungkiri agama nasrani
turun dari Illahi dan tentu saja umatnya masih berkembang sampai jaman
sekarang. walau muslim meng-claim dirinya berbeda dengan umat kristen tapi
harus lah diingat, mungkin Nabi Isa (kristus) sangat memegang peranan penting
terhadap agama Islam, jadi apa salahnya umat muslim menghormati saja (kata
siapa ini berarti mengakui akidah? apakah ada di Quran?), mengucapkan salam
kepada mereka sama dengan berbuat kebajikan dan berbuat kebajikan jelas2 adalah
perintah Allah dan sebaik2nya manusia adalah manusia yang ber akhlaq mulia.
Mari lah jangan terlalu skeptikal, galilah ilmu dari berbagai sumber, jangan
hanya melihat segala sesuatu dari satu sisi saja, Fokuslah pada kebaikan karena
kebaikan membawa kita pada damai. Kalau kita tidak suka damai, tanyalah pd diri , apakah itu tanda2 org beriman?
Faktanya, Allah menciptakan
agama yang berbeda2. Dalam hal ini, Allahmenyampaikan
lakum dinukum wa liya din
yang
artinya
untukmu agamamu dan untukkulah agamaku.
~~ SALAM DAMAI ~~







Tidak ada komentar:
Posting Komentar